Minggu, 16 Mei 2010

AKUNTANSI KOMITMEN DAN KONTIJENSI BANK

Komitmen Bank
Ikatan atau kontrak berupa janji yang tidak dapat dibatalkan secara sepihak dan harus dilaksanakan apabila persyaratan yang telah disepakati bersama dipenuhi.
Tagihan komitmen antara lain:
1. Fasilitas pinjaman yang diterima dari pihak lain yang belum ditarik.
2. Posisi pembelian valuta asing dll

Kewajiban komitmen antara lain:
1. Fasilitas kredit pada nasabah yang belum ditarik
2. Fasilitas kredit kepada bank lain yang belum ditarik
3. Irrevocable L/C yang masih berjalan
4. Posisi pembelian valuta asing dll

Komitmen Tagihan
Komitmen yang menjadi hak bank untuk menguasai / mendapatkan apa yang tertuang dalam kontrak / perjanjian. Komitmen ini pada akhirnya akan mempengaruhi posisi pasiva bila telah terjadi rekening on balance sheet. Adapun komitmen tagihan dimaksud adalah:
1. Fasilitas yang telah diterima dan belum digunakan
Fasilitas ini merupakan fasilitas pinjaman yang diterima oleh bank dari bank atau pihak lain dan belum digunakan pada tanggal laporan. Adapun jurnalnya adalah sbb :
• Pada saat terjadi komitmen:
Dr. RAR – fasilitas pinjaman yang diterima dan belum digunakan Rp……
• Pada saat penarikan
Cr. RAR-Fasilitas pinjaman yang diterima dan belum digunakan Rp……
2. Pembelian valuta asing yang berjangkaTransaksi berjangka valuta asing yang masih outstanding pada saat tanggal laporan. Transaksi ini akan dicatat sebesar nilai tagihan bank. Adapun jurnalnya adalah sbb :
Dr. RAR – pembelian valuta asing berjangka yang masih berjalan … Rp…
3. Pembelian usaha valuta asing tunai (spot) yang belum diselesaikan
Komitmen bank yang berupa tagihan karena transaksi valuta asing secara tunai yang masih belum diselesaikan pada tanggal laporan. Adapun jurnalnya adalah sbb:

Dr. RAR – pembelian valuta asing tunai yang belum diselesaikan… Rp…

Pada saat pembelian akan dijurnal:
Yang belum diselesaikan… Rp…
Kewajiban komitmen
1. Fasilitas kredit yang digunakan
Jurnal untuk komitmen saat akad kredit
K : RAR – fasilitas kredit yang diberikan dan belum digunakan… Rp…
Jurnal saat dicairkan :
D: RAR – fasilitas kredit yang diberikan dan belum digunakan… Rp…
Contoh:
Kredit Rohan telah disetujui sebesar Rp 200.000.000, transaksi ini harus dicatat sebagai komitmen kewajiban sbb:
K: RAR-fasilitas kredit yang diberikan Rp 200.000.000
Jika Rohan akan menarik kredit tsb dgn cek sebesar Rp 50.000.000 dan disetorkan ke nasabah bank ABG melalui kliring akan mengurangi saldo rekening administrative.
Jurnalnya sbb:
Debitur Rp 50.000.000
BI Rp 50.000.000

Jurnal untuk mencatat rekening administrative:
D: RAR-fasilitas kredit yang diberikan Rp 50.000.000
Sedangkan sisanya sebesar Rp 150.000.000 terlihat dalam rekening admi istrative hingga saldonya nol yang berarti telah dicairkan seluruhnya.

2. Kewaiban pembelian kembali aktiva bank yang dijual dengan syarat repo
Adalah komitmen / kewajiban bank untuk membeli kembali aktiva bank sesuai waktu yang disepakati dan harga yang disepakati pada akhir periode aktiva tsb.
Dalam rekening administrative dicatat sesuai dengan nilai kewajiban yang timbul jurnalnya sbb :
K : RAR – kewajiban pembelian kembali aktiva bank yang dijual dengan syarat repo… Rp…
Saat jatuh tempo transaksi di nol kan, jurnalnya :
D : RAR – kewajiban pembelian kembali aktiva bank yang dijual dengan syarat repo… Rp…
3. Letter of credit yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan
Adalah jaminan dalam bentuk penerbitan L/C yang tidak dapat dibatalkan dalam rangka impor dan ekspor atau lalu lintas perdagangan. L/C tsb disajikan sebesar sisa jumlah L/C yang belum direalisasi.
Jurnal yang diperlukan saat penerbitan L/C adl :
K: RAR- irrevocable L/C yang masih berjalan Rp…
Jurnal saat L/C dibayar oleh bank adl :
D: RAR- irrevocable L/C yang masih berjalan Rp…
4. Akseptasi wesel impor atas dasar L/C berjangka
Adalah pemberian jaminan dalam bentuk penandatanganan terhadap wesel – wesel impor atas dasar L/C berjangka. Akseptasi wesel tsb disajikan sebesar nilai nominal wesel yang diaksep.
Akseptasi wesel impor atas dasar L/C berjangka ini dicatat dan disajikan sebesar nilai wesel dalam komitmen kewajiban dgn jurnal :
K : RAR – wesel berjangka unsance L/C yang telah diaksep … Rp …
Kontijensi
Suatu keadaan yang masih diliputi ketidakpastian mengenai kemungkinan diperolehnya laba / rugi oleh suatu perusahaan yang baru akan terselesaikan dgn terjadi / tidak terjadinya satu / lebih peristiwa dimasa yang akan datang. Pengungkapan akan peristiwa kontijensi dihatuskan dalam laporan keuangan.
Penyajian dalam laporan keuangan PSAK No. 31 menyatakan bahwa sistematika penyajian laporan komitmen dan kontijen disusun berdasarkan urutan tingkat kemungkinan pengaruhnya terhadap perubahan posisi keuangan dan hasil usaha bank. Selanjutnya komitmen dan kontijensi, baik yang bersifat sbg tagihan maupun kewajiban, masing – masing disajikan secara tersendiri tanpa pos lawan.
Dengan demikian pengungkapan dalam laporan dilakukan dgn single entry melalui rekening administrative yang merupakan pos diluar neraca (off balance sheet).


Jenis transaksi kontijensi
a. Bank garansi yang terbitkan oleh bank yang lain Pada saat jatuh tempo rekening administrative rupiah harus dinihilkan dengan cara didebet sebesar nilai bank garansi jatuh tempo
D : rekening administrative rupiah – bank garansi dari bank lain Rp …

Pada saat jatuh tempo
K : rekening administrative rupiah – bank garansi dari bank lain Rp …

b. Pembelian opsi valuta asing
Kontijensi tagihan pada saat kontrak opsi ditandatangani
D : rekening administrative rupiah – pembelian opsi valuta asing Rp …

Pada saat opsi jatuh tempo
K : rekening administrative rupiah – pembelian opsi valuta asing Rp …

c. Pendapata bunga dalam penyelesaian
Pendapatan bunga yang belum diterima tetapi sudah menjadi hak bank dicatat dalam rekenig administrative pendapatan bunga dalam penyelesaian :
K : Rekening administrative rupiah – pendapatan bunga dalam penyelesaian Rp…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar