Rabu, 14 April 2010

AKUNTANSI JASA BANK

AKUNTANSI JASA BANK

1. TRANSFER
Transfer adalah suatu kegiatan jasa bank untuk memindahkan sejumlah dana tertentu sesuai dengan perintah si pemberi amanat yang ditujukan untuk keuntungan seseorang yang ditunjuk sebagai penerima transfer. Baik transfer uang keluar atau masuk akan mengakibatkan adanya hubungan antar cabang yang bersifat timbal balik, artinya bila satu cabang mendebet cabang lain mengkredit.

a. TRANSFER KELUAR
Salah satu jenis pengiriman uang yang dapat menyederhanakan lalu lintas pembayaran adalah dengan pengiriman uang keluar. Media untuk melakukan transfer ini adalah secara tertulis ataupun melalui kawat.

Pembatalan Transfer keluar :
Bila terjadi pembatalan transfer, haruslah diperhatikan bahwa pembatalan tersebut hanya dapat dilakukan bila transfer keluar belum dibayarkan kepada si penerima uang dan untuk itu bank pemberi amanat harus memberi perintah berupa “stop payment” kepada cabang pembayaran. Pembayaran pembatalan ini baru dapat dilakukan oleh bank pemberi amanat kepada nasabah pemberi amanat hanya apabila telah diterima berita konfirmasi dari bank pembayar bahwa memang transfer dimaksud belum dibayarkan.

b. TRANSFER MASUK
Transfer masuk, dimana bank menerima amanat dari salah satu cabang untuk membayar sejumlah uang kepada seseorang beneficiary. Dalam hal ini bank pembayar akan membukukan hasil transfer kepada rekening nasabah beneficiary bila ia memiliki rekening di bank pembayar. Transfer masuk tidak dikenakan lagi komisi karena si nasabah pemberi amanat telah dibebankan sejumlah komisi pada saat memberikan amanat transfer.

Pembatalan Transfer Masuk :
Jika terjadi pembatalan, pertama – tama yang harus dilakukan adalah memeriksa apakah hasil transfer telah dibayarkan kepada beneficiary. Bila ternyata belum, akan diblokir dan dibatalkan untuk kemudian dikembalikan kepada cabang pemberi amanat melalui pemindahbukuan.


2. INKASO
Inkaso merupakan kegiatan jasa Bank untuk melakukan amanat dari pihak ke tiga berupa penagihan sejumlah uang kepada seseorang atau badan tertentu di kotaB lain yang telah ditunjuk oleh si pemberi amanat.

1) WARKAT INKASO
a. Warkat inkaso tanpa lampiran
Yaitu warkat – warkat inkaso yang tidak dilampirkan dengan dokumen-dokumen apapun seperti cek, bilyet giro, wesel dan surat berharga


b. Warkat inkaso dengan lampiran
Yaitu warkat – warkat inkaso yang dilampirkan dengan dokumen – dokumen lainnya seperti kwitansi, faktur, polis asuransi dan dokumen – dokumen penting.

2) JENIS INKASO
a. Inkaso Keluar
Merupakan kegiatan untuk menagih suatu warkat yang telah diterbitkan oleh nasabah bank lain. Di sini bank menerima amanat dari nasabahnya sendiri untuk menagih warkat tersebut kepada seseorang nasabah bank lain di kota lain.
b. Inkaso masuk
Merupakan kegiatan yang masuk atas warkat yang telah diterbitkan oleh nasabah sendiri. Dalam kegiatan inkaso masuk, bank hanya memeriksa kecukupan dari nasabahnya yang telah menerbitkan warkat kepada pihak ke tiga.


3. SURAT KREDIT (LETTER OF KREDIT)

Letter of Credit atau dalam bahasa Indonesia disebut Surat Kredit Berdokumen merupakan salah satu jasa yang ditawarkan bank dalam rangka pembelian barang, berupa penangguhan pembayaran pembelian oleh pembeli sejak LC dibuka sampai dengan jangka waktu tertentu sesuai perjanjian. Berdasarkan pengertian tersebut, tipe perjanjian yang dapat difasilitasi LC terbatas hanya pada perjanjian jual – beli, sedangkan fasilitas yang diberikan adalah berupa penangguhan pembayaran.

Jenis dan Manfaat Letter of Credit
Isi dari perjanjian LC mencakup banyak hal seperti jangka waktu, pembatalan, cara
pembayaran dan lain – lain. Berdasarkan isi perjanjian tersebut, LC dapat dibedakan
menjadi beberapa jenis:
1. Ruang Lingkup Transaksi
- LC Impor:adalah LC yang digunakan untuk mengadakan transaksi jual beli barang/jasa melewati batas – batas Negara.
- LC Dalam Negeri atau Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN):adalah LC yang digunakan untuk mengadakan transaksi di dalam wilayah suatu Negara.

2. Saat Penyelesaian
- Sight LC:adalah LC yang penangguhan pembayarannya sampai dengan dokumen tiba.
- Usance LC:adalah LC yang penangguhan pembayarannya sampai wesel yang diterbitkan jatuh tempo (tidak lebih lama dari 180 hari).
3. Pembatalan
- Revocable LC:adalah LC yang dapat dibatalkan atau diubah secara sepihak oleh issuing bank setiap saat tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak yang berhak menerima pembayaran (beneficiary). LC jenis ini biasanya digunakan sebagai bekal awal sebelum negosiasi antara importir dan eksportir mencapai kesepakatan final.
- Irrevocable LC:adalah LC yand tidak dapat dibatalkan atau diubah secara sepihak oleh issuing bank setiap saat tanpa persetujuan beneficiary. Apabila suatu LC tidak secara eksplisit menyatakan ‘revocable’ atau ‘irrevocable’, maka LC tersebut dianggap sebagai irrevocable LC.


4. Pengalihan Hak
- Transferable LC:adalah LC yang diberikan hak kepada beneficiary untuk mengalihkan sebagian atau seluruh hak penerimaan pembayaran kepada pihak lain. Pengalihan hak ini hanya dapat dilakukan satu kali.
- Untransferable LC:adalah LC yang tidak memberikan hak kepada beneficiary untuk mengalihkan sebagian atau seluruh hak penerimaan pembayaran kepada pihak lain.
5. Pihak advising bank
- General/Negotiating/Non-Restricted LC:adalah LC yang tidak menyebutkan dengan bank yang akan menjadi advising bank.
- Restricted/Straight LC:adalah LC yang menyebutkan dengan tegas bank yang menjadi advising bank.
6. Cara Pembayaran kepada Beneficiary
- Standby LC:adalah surat pernyataan dari pihak bank yang menyatakan bahwa apabila pihak yang dijamin (nasabah bank tersebut) cidera janji maka pihak bank akan menerbitkan Sight LC untuk kepentingan yang menerima jaminan yaitu beneficiary.
- Red-Clause LC:adalah LC yang memperkenankan penarikan sejumlah tertentu uang muka oleh beneficiary. LC ini diterbitkan biasanya hanya apabila issuing bank benar – benar percaya pada reputasi beneficiary.
- Clean LC:adalah LC yang pembayarannya kepada beneficiary dapat dilakukan hanya atas dasar kwitansi/wesel/cek tanpa harus menyerahkan dokumen pengiriman barang.

Manfaat yang dapat diharapkan oleh bank dengan memberikan fasilitas Letter of Credit kepada nasabahnya antara lain adalah:
- Penerimaan biaya administrasi berupa provisi/komisi yang merupakan fee based income bagi bank.
- Pengendapan dana setoran yang merupakan dana murah bagi bank.
- Pemberian pelayanan kepada nasabahnya sehingga nasabah menjadi lebih loyal kepada bank.


4. SAFE DEPOSIT BOX

Jasa yang diberikan oleh Bank untuk penyimpanan barang-barang berharga atau benda-benda berharga.
Contoh : perhiasan, surat-surat berharga
o Keamanan barang-barang berharga tersebut akan terjamin oleh perbankan karena untuk membuka setiap kotak penyimpanan diperlukan 2 kunci yaitu :
- Kunci 1 dipegang oleh Bank
- Kunci 2 dipegang ole penitip barang atau penyewa
o Untuk membuka kotak penyimpanan tersebut, tidak semua karyawan Bank dapat melakukannya akan tetapi hanya orang-orang tertenyu saja yang telah ditunjuk oleh pihak Bank
o SDB merupakan transaksi jasa perbankan yang memberikan pendapatan bagi Bank dimana besar kecilnya pendaptan tergantung pada lamanya sewa
o Biaya penyimpanan SDB terdiri dari:
a. Biaya Sewa
b. Setoran jaminan kunci SDB, ini diperlukan karena untuk mengganti bila kunci kotak penyimpanan tersebut hilang namun bila sampai selesai penyimpanan barang berharga kunci tersebut tidak hilang maka setoran jaminan kunci akan dikembalikan kepada yang berhak (penitip barang).


Akuntansi Safe Deposit Box
 Pada saat penerimaan sewa
D : Giro
K : Sewa SDB diterima dimuka
K : Setoran Jaminan Kunci SDB
 Pada saat berakhirnya sewa
D : Setoran Jaminan Kunci SDB
K : Giro

Selasa, 09 Maret 2010

AKUNTANSI PENANAMAN DANA BANK

AKUNTANSI PENANAMAN DANA BANK

Penanaman dana bank meliputi penanaman dana dalam alat likuid atau kas, penanaman dana pada lembaga keuangan, penanaman dana dalam bentuk perkreditan dan penanaman dana dalam akativa tetap.

Tujuan dan penanaman dana adalah untuk memperoleh (menciptakan) pendapatan bank melalui penciptaan aktiva produktif yang menghasilkan.

Jenis penanaman dana antara lain: remise atau pengiriman uang antar cabang dalam bentuk suatu bank, penanaman pada bank lain dalam bentuk giro, deposito berjangka , call money, deposito deposits on call, surat berharga, serta penanaman dana dalam bentuk kredit.


1. PENANAMAN DANA ALAT LIKUID ATAU KAS (KAS DAN BANK)

Dalam penanaman dana kas untuk tujuan operasional harus diperhatikan dasar kebutuhan dana rata-rata uang tunai setiap hari. Sedangkan penenaman dana kas ke bank lain harus memperhatikan syarat minimum yang harus dipelihara oleh bank (5% dari dana masyarakat yang dimiliki oleh bank), sehingga terjada likuiditasnya.

Tujuan penanaman uang kas
 Untuk kegiatan operasional
 Untuk memelihara likuiditas
 Untuk menghindari terjadinya over/underliquid
 Untuk memanfaatkan kelebihan dana
 Pendapatan

1.1 REMISE
Adalah : pengiriman uang secara fisik dari satu bank ke bank lain atau dari satu cabang ke cabang lain.

Akuntansi Remise:
a. Saat pengiriman uang pisik ke cabang
D: RAK- Cabang
K: Kas
b. Saat menerima uang pisik dari cabang
D: Kas
K: RAK- Cabang

1.2. Penanaman Alat Likuit dalam Rekening Bank Lain

Akuntansi penanaman pada bank lain:
1. Saat penanaman
D: Bank lain-deposito
D: Bank lain- Call money
K: BI- Giro

2. SURAT BERHARGA
Penanaman uang dalam bentuk surat berharga bersifat sementara dan untuk dijual kembali saat diproyeksikan adanya keuntungan dari surat berharga tersebut.

Kreteria :
 Mempunyai pasar yang dapat diperjual belikan segera
 Untuk dijual segera bila ada kebutuhan dana
 Tidak dimaksudkan untuk menguasai perusahaan lain

Jenis Jenis Surat Berharga
 Saham
 Wesel
 Obligasi
 Sekuritas kredit
 Surat berharga lain yang lazim diperdagangkan di pasar uang dan pasar modal

Akuntansi Surat berharga :
 Pembelian
Kasus:
Pada tanggal 31 Juli Bank Mega membeli selembar obligasi PT Jasa marga yang berjangka waktu 10 tahun dengan nilai nominal 10 juta pada kurs sebesar 98% dan suku bunga sebesar 15% setahun dibayarkan setiap tanggal 1 Juni dan 1 Desember.


D: Surat Berharga – Obligasi Rp 10.000.000
D: Pendapatan Bunga Obligasi Rp 250.000
K: Pendapatan Premi Obligasi Yang ditangguhkan Rp 200.000
K:Kas Rp 10.050.000

 Pembayaran bunga tanggal 1 Desember

D:Kas Rp 750.000
K:Pendapatan Bunga Obligasi Rp 750.000

Pada tanggal 31 Desember obligasi harus disajikan di neraca dan diamortisasi dari pendapatan yang ditangguhkan.

D: Pendapatan Premi Obligasi yang ditangguhkan Rp 10.000
K: Pendapatan Premi Obligasi Rp 10.000

 Penjualan

Surat berharga yang hendak dijual memiliki harga pokok yang dapat dihitung dengan metode FIFO atau metode rata (terutama apabila terdapat lebih dari satu macam surat berharga obligasi atau portfolio.

Kasus :
Obligasi Jasa Marga tersebut dijual setelah 8 bulamn dimiliki atau pada tanggal 1 Maret dengan harga 101,

Pencataan untuk pengalokasian terakhir premi obligasi dengan ayat jurnal :

D: Pendapatan Premi yang ditangguhkan Rp 3.333
K: Pendapatan premi obligasi Rp 3.333

Pencatatan penjualan obligasi dicatat dengan ayat jurnal sebagai berikut:

D: Kas Rp 10.475.000
D: Pendapatan Premi Obligasi Yang ditangguhkan Rp 186.667
K: Pendapatan premi obligasi Rp 186.667
K: Surat berharga Obligasi Rp 10.000.000
K: Pendapatan Bunga Obligasi Rp 375.000
K: Keuntungan dari Penjualan surat berharga Rp 100.000

 Penilaian

Penilaian Surat Berharga Pasar Uang
Kasus:
Bank Omega membeli Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dengan nominal Rp 500 juta dengan suku bunga 12% setahun. Bunga SBI diterima di muka dan jangka waktu selama 2 bulan. Pembayaran dilakukan atas beban rekening giro pada Bank Indonesia.

Saat pembelian :
D: Surat berharga – SBI Rp 500.000.000
K: Pedapatan bunga SBI yang belum diamortisasi Rp 10.000.000
K: BI- Giro Rp 490.000.000

Pada akhir bulan pertama setelah pembelian SBI dilakukan pengalokasian pendapatan bunga SBI sbb:

D: Pendapatan Bunga SBI yang belum diamortisasi Rp 5.000.000
K: Pendapatan Bunga SBI Rp 5.000.000
Penyajian SBI dalam Neraca setelah akhir bulan pertama:
D: BI-Giro Rp 500.000.000
D: Pendapatan Bunga SBI yang belum diamortisasi Rp 5.000.000
K: Surat berharga –SBI Rp 500.000.000
K: Pendapatan bunga SBI Rp 5.000.000

Penilaian Terhadap surat berharga yang dimiliki dalam bentuk portfolio harus dinilai berdasarkan harga riil:
1. Sebesar harga perolehan (cost)
2. Sebesar harga terendah antara cost dan market (COMWIL).
Apabila terjadi selisih harga diakui sebagai kerugian penurunan nilai SB. dengan mengkredit perkiraan surat berharga yang bersangkutan “Penyisihan untuk penurunan nilai surat berharga”.

Kasus:
Bank Omega memiliki portfolio surat berharga sebesar harga perolehan Rp 125.000.000dan kemudian setealh dilakukan penilaian harga pasar bernilai Rp 115.000.000, maka kerugian ini akan dibukukan dengan ayat jurnal sbb:

D: Biaya Kerugian Penurunan Nilai surat berharga Rp 10.000.000
K: Penyisihan untuk Penurunan nilai surat berharga Rp 10.000.000

Sehingga nialai surat berharga setelah penurunan nilai adalah sbb:
Surat berharga Rp 125.000.000
Dikurangi: Penyisihan untuk penurunan nilai suara berharga Rp 10.000.0000
Surat berharga, bersih Rp 115.000.000

4. KREDIT YANG DIBERIKAN

Aktiva produktif yang sangat diandalkan oleh bank yang menghasilkan pendapatan besar adalah debitur/kredit.

Akuntansi untuk kredit ini harus dilakukan dengan cermat agar mampu memberikan informasi yang efektif kepada manajemen

• Jenis kredit yang diberikan oleh bank
a. Kredit Investasi
b. Kredit Modal Kerja
c. Kredit Profesi, dsb.

• Jangka waktu kredit:
a. Kredit jangka pendek
b. Kredit jangka panjang

• Akuntansi Kredit meliputi:
Akuntansi kredit meliputi beberapa prosedur:
a. Persetujuan dan pemberian pagu kredit
b. Penarikan cek oleh nasabah/debitur
c. Pembebanan bunga pada debitur
d. Pelunasan pokok
e. Wanprestasi pembayaran
f. Penilaian debitur pada neraca

a. Persetujuan Dan Pemberian Pagu Kredit

• Saat persetujuan kredit dicatat:
K: Rek.Admin rupiah-kredit yg disetujui

Kasus: Bank Omega–Jakarta telah menyetujui pemberian kredit investasi kepada PT Pizzaria sebesar Rp 250.000.000 untuk rencana expansi usaha dengan suku bunga sebesar Rp 1.500.000, biaya materai dan lainnya Rp 50.000, biaya notariat pada notary Andi sebesar Rp 5.000.000 dibebankan dan dibayar lansung oleh calon nasabah pada bank Omega-Jakarta. Oleh Bank Jakarta komitmen ini dicata:

K: Rek. Administrasi-Kredit yang telah disetujui Rp 250.000.000

Sedangkan untuk perhitungan provisi kredit dicatat:
D: Giro – debitur
K: Pendapatan provisi kredit

D: Giro-Rekening PT Pizaria Rp 6.550.000
K: Pendapatan Provisi Kredit Rp 1.500.000
K: Persediaan Formulir Berharga Rp 50.000
K Giro – Rekening Tn Andi Rp 5.000.000

b. Saat Penarikan Kredit Oleh Debitur
Setiap terjadi penarikan oleh debitur dibukukan dalam rekening efektif
D: Debitur
K: BI – Giro

Kasus :
PT Pizzaria menarik selembar cek debitur yang telah disetujui sebesar Rp 35.000.000 kepada Pt MNA, kemudian cek disetorkan ke Bank Omega – Jakarta untuk keuntungan PT MNA, nasabah Bank ABC – Jakarta melalui kliring. Oleh Bank Omega Jakata dibukukan:


D: Debitur-Rekening PT Pizzaria Rp 35.000.000
K: Bank Indonesia-Giro Rp 35.000.000

Dan dicatat pada rek. Administratif :

D: Rek. Adm.rupiah – kredit yg disetujui Rp 35.000.000


a. Perhitungan Bunga Kredit
Besarnya bunga dihitung dari lamanya hari outstanding kredit .
Pengakuan pendapatan bunga dilakukan:
1. Accrual basis (saat jatuh tempo)
D: Debitur tunggakn bunga
K: Pendapatan bunga debitur

2. Cash basis (saat penerimaan): bila debitur merupakan non-performing loan:
D: Rek.Admin-tunggakan bunga debitur

Kasus:
Sampai akhir bulan PT Pizzaria tidak melakukan mutasi lagi. Maka pencatan bunganya sbb (bunga 28%/tahun) :

1. Accrual basis (saat jatuh tempo)
D: Debitur Tunggakan Bunga- Rekening PT Pizzaria Rp 816.667
K: Pendapatan Bunga Debitur Rp 816.667

2. Cash basis (saat penerimaan)
D: Rek.Admin-tunggakan bunga debitur Rp 816.667

d. Pelunasan bunga
1. Accrual basis
D: BI – Giro
K: Debitur tunggakan bunga
2. Cash basis
D: BI – Giro
K: Pendapatan bunga-debitur
3. Rekening administratif dicatat:
K: Rek.admin-debitur tunggakan bunga

Pelunasan pokok pinjaman. Pada saat pelunasan kredit dicatat:
D: Kas
K: Debitur- rek.debitur
Koletibilitas meliputi:
 Lancar(standar)
 Kurang lancar (sub-standar)
 Diragukan (doubtful)
 Macet (uncollectible)

e. Wanprestasi Nasabah Debitur
Bila terjadi wanpestasi dalam pelunasan pokok, maka pencatatnya harus dipisah kan dari debitur yang masih aktif
D: Debitur tunggakan pokok
K: Debitur – Rek. debitur

Praktek kredit yang berjalan saat ini harus membeda-bedakan berdasarkan kolektibilitasnya. Kolektibilitas terdiri dari :
1. Lancar :
bila nasabah ybs tidak pernah melakukan penunggakan (bayar tepat waktu).
2. kurang lacar :
nasabah telah menungggak pelunasan bunga atau pokok pinjaman (3. diragukan :
nasabah telah menungggak pelunasan bunga atau pokok pinjaman >dari 6 bulan)
4. macet.: diragukan :
nasabah telah tidak mampu lagi melunasi kewajibannya baik bunga ataupun pokok.

Tujuannya untuk memberikan informasi kepada manajemen dalam mengambil keputusan
a. Penilaian Debitur Pada Neraca

 Penilaian debitur pada neraca dilakukan atas dasar kolektibilitas debitur yang outstanding
 Penyisihan dibebankan ke ikhtisar laba-rugi dalam rek.Biaya penyisihan debitur diragukan
D: Biaya debitur ragu
K: Penyisihan debitur diragukan

KasusSaldo debitur Bank Omega –Jakarta sebesar Rp 20.000.000.000 terdiri dari :

Kolektibilitas I Rp 18.000.000.000
Kolektibilitas II Rp 2.000.000.000

Penyisihan debitur ragu-ragu :

Kolektibilitas I = 1% (Rp 18.000.000.000*50%) = Rp 90.000.000
Kolektibilitas II = 5% (Rp 2.000.000.000*50%) = Rp 50.000.000

Besarnya penyisihan debitur:

D: Biaya Debitur ragu Rp 140.000.000
K: Penyisihan Debitur diragukan Rp 140.000.000

Dengan demikian rekening debitur disajikan dineraca :

Debitur (pokok) Rp 20.000.000.000
Penyisihan Debitur Ragu Rp 140.000.000
Bersih Rp 19.860.000.000

AKUNTANSI SUMBER DANA

AKUNTANSI SUMBER DANA

1. GIRO

Definisi
Simpanan dari pihak ketiga kepada bank yang penarikannya dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, surat perintah pembayaran lainnya atau dengan pemindahbukuan

Transaksi Giro
Dapat dilakukan dari peristiwa setoran nasabah baik tunai maupun kliring, setoran dari transfer, pemindahbukuan karena kliring atau transfer, penarikan tunai atau kliring penambahan karena jasa giro dan bunga dsb.

 Transaksi pembukuan Rekening Giro dan Penyetoran
• Setoran tunai
• Setoran kliring
• Penyetoran melalui trasfer

 Penarikan Giro
• Penarikan tunai
• Penarikan kliring
• Penarikan dengan amanat

JASA GIRO

 Dasar Perhitungan Jasa Giro
• Saldo Terendah
• Saldo Rata-rata
• Saldo Harian
• Saldo Mengambang

 Pendapatan Jasa Giro






2. TABUNGAN

Definisi
Simpanan masyarakat yang penarikannya dapat dilakukan oleh si penabung sewaktu-waktu dikehendaki.

 Pembukuan dan Penyetoran Tabungan
• Setoran tunai
• Penyetoran antar Cabang
• Penarikan tunai
• Penarikan melalui ATM
• Penarikan antar cabang– Reciprocal Account

 Perhitungan Bunga
 Penutupan Rekening
• Penutupan rekening nasabah harus dilakukan pada cabang penerbit.

2.1. TABUNGAN KARTU SMART

Definisi
Tabungan yang mempunyai kartu dimana pada kartu tabungan tersebut diberikan suatu processor (chips) untuk menyimpan data transaksi nasabah.

Manfaat:
• Alat pembayaran di toko-toko (Point of Sale)
• Alat untuk memperoleh diskon
• Pengganti uang tunai

 Pengoperasian Tabungan SMART secara ON-LINE

• Pembukuab dan penyetoran
• Penggunaan kartu SMART pada MERCHANT




 Pengoperasian Tabungan SMART secara OFF-LINE

• Pembukuan dan penyetoran
• Transakai download kedalam CHIP
• Penggunaan kartu SMART pada MERCHANT

 Penarikan Tunai melalui ATM

• Tarik tunai dengan CHIP
• Tarik tunai dengan Magnetic Stripe (MS)

3. DEPOSITO

Definisi
Simpanan masyarakat yang penarikannya dapat dilakukan setelah jangka waktu yang telah disetujui berakhir.

 Transaksu Deposito
 Perhitungan Bunga Deposito
• Bank akan memberikan bunga 12% pa dengan perhitungan ( 20.000.000 x 12% ) / 12 bulan maka bunga yang akan diterima adalah Rp 200.000 per bulan

Biaya Bunga Depo Rp. 200.000,00
Bunga YMH dibayar Depo Rp. 200.000,00

• Pada saat bunga di ambil tunai

Bunga YMH dibayar Depo Rp. 200.000,00
Kas Rp. 200.000,00
Atau…
Pada saat bunga dipindahkan ke rekening tabungan
Bunga YMH dibayar Depo Rp. 200.000,00
Tabungan Ny Ira Rp. 200.000,00

 Pencairan Deposito yang belum Jatuh Waktu
4. TRAVELLER’S CHEQUES

Definisi
Warkat berharga atas nama yang diterbitkan oleh suatu bank yang pencairannya dapat dilakukan kapan saja, dimana saja, dan hanya oleh orang yang memiliki dan namanya tercantum diatas TC tersebut. TC merupakan sumber dana yang paling murah atau tidak berbunga.

• Penerbitan TC
• Pencairan TC
• Penjualan TC oleh Agen

5. REKENING TITIPAN – PAYMENT POINT

Definisi
Pembayaran dari masyarakat yang ditujukan untuk keuntungan pihak tertentu seperti, rekening listrik PLN, rekening telepon dari Telkom, uang sekolah suatu Universitas, pajak televisi dsb.

6. DANA SETORAN NAIK HAJI

Akuntansi : SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN

Akuntansi untuk Penerbitan SBPU dapat dibedakan antara penerbitan, penjualan dan pelunasan SBPU. Rekening SBPU yang diterbitkan merupakan rekning hutang atau dana bank yang selalu bersaldo kredit sepanjang surat berharga masih outstanding.

Penerbitan

Seorang nasabah Bank Omega membuat surat pngakuan hutangatas pinjaman yang telah diterima sebesar Rp 80 juta beserta bunga Rp 20 jutaatau secara keseluruhan sebesar Rp 100 juta dengan suku bunga 14% setahun jangka waktu 6 bulan, kemudian pada hari yang sama dijual oleh Bank Omega ke BI dan dibebankan diskonto 13.5% setahun.

Oleh Bank Omega transaksi ini akan dicatat

Surat berharga Rp 100.000.000
Debitur Rp 80.000.000
Pendapatan Bunga Debitur yang diterima dimuka Rp 20.000.000

SBPU dijual ke BI diskonto 13.5%/tahun: (Penjualan)

BI – Giro Rp 93.250.000
Diskonto SBPU yan belum diamortisasi Rp 6.750.000
Surat berharga – SBPU Rp 100.000.000

Diskonto SBPU tersebut akan dialokasikan setiap bulannya kedalam rekening biaya dengan jurnal sbb:

Biaya diskonto SBPU Rp 1.250.000
Diskonto SBPU Yang belum diamortisasi Rp 1.250.000

Pelunasan

Pada saat jatuh tempo setelah amortisasi diskonto bulan terakhir dan SBPU dilunasi oleh Bank Omega dan oleh nasabah yang menerbitkan surat pengakuan hutang tersebut , oleh Bank Omega dicatat sbb:

D : Surat berharga –SBPU Rp 100.000.000
D : Kas/Giro Nasabah Rp 100.000.000
K : Surat berharga Rp 100.000.000
K : BI-Giro Rp 100.000.000

8. PINJAMAN YANG DITERIMA (YDT)

• Pinjaman dari Bank lain
• TWO STEP LOAN
Pinjaman yang diterima dari suatu lembaga di luar negeri yang disalurkan melalui pemerintah sebelum diterima oleh bank pelaksana.
• Transaksi Onligasi
• Pinjaman untuk pembiayaan bersama



9. KEWAJIBAN LAIN-LAIN

• Pendapatan yang diterima dimuka
Contoh : pendapatan sewa jangka panjang yang diterima dimuka, uang kontrak pemberian jangka panjang, dll
• Selisih Hutang pajak
• Biaya yang masih harus dibayar
Adalah pos-pos kewajiban lainnya yang tidak dapat dikelompokkan kedalam sumber dana biaya yang masih harus dibayar, contoh : biaya bunga simpanan berjangka yang dihitung setiap tanggal jatuh waktu.

10. PINJAMAN SUBORDINASI

Definisi
Pinjaman yang diperoleh berdasarkan suatu perjanjian antara bank dengan pihak lain yang hanya dapat dilunasi apabila bank telah memenuhi persyaratan tertentu.

11. MODAL PINJAMAN

Definisi
Pinjaman yang didukung dengan menggunakan instrumen yang disebut capital notes, loan stock atau warkat lain yang dipersamakan dengan itu, dan mempunyai sifat modal sendiri

Ciri-ciri Modal Pinjaman
• Tidak dijamin oleh bank penerbit (issuer) dan sifatnya dipersamakan dengan modal (subordinated) serta telah dibayar penuh
• Tidak dapat dilunasi atau ditarik atas inisiatif pemilik (pemegang capital notes)
• Mempunyai kedudukan yang sama dengan modal dalam hal jumlah kerugian bank melebihi laba ditahan dan cadangan-cadangan yang termasuk modal inti, mesikipun bank belum dilikuidasi
• Pembayaran bunga dapat ditangguhkan apabila bank dalam keadaan rugi atau labanya tidak mencukupi untuk membayar bunga tersebut




12. MODAL BANK

Definisi
Hak pemilik bank kepada bank yang bersangkutan, yang merupakan modal awal pada saat pendirian bank yang jumlahnya telah ditetapkan dalam suatu ketentuan atau pendirian bank

KOMPONEN MODAL BANK
Terdiri antara lain dari modal saham yang ditempatkan dan disetor, modal sumbangan, laba ditahan-dengan tujuan, laba ditahan-tanpa tujuan, penilaian kembali aktiva tetap, dan modal sumbangan (modal donasi)

KONSEP DASAR AKUNTANSI KEUANGAN

PENGERTIAN AKUNTANSI :
Akuntansi adalah “Proses mengidentifikasikan, mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut”.
“Accounting is the art of recording, classifying, and summarizing in a significant manner and in terms of money, transactions and events which are, in part at least of a financial character, and interpreting the results thereof. (A. I. C. P. A.)

PENTINGNYA AKUNTANSI

Persaingan perbankan dalam memperebutkan pangsa pasar

Agar tetap eksis dan mampu mengembangkan diri :
dapat bekerja dengan tingkat efisiensi tinggi
dapat mengembangkan produk/jasa perbankan baru sesuai kebutuhan

memiliki informasi yang tepat pakai dan tepat waktu
kemampuan manejemen bank dalam pengambilan keputusan

dikelola dan dimanfaatkan dengan benar


PERSAMAAN AKUNTANSI :
Aktiva = Hutang + Modal

PERSAMAAN AKUNTANSI PERBANKAN
Aktiva Bank = Hutang Bank + Modal Bank

Aktiva Bank Hutang Bank Modal Bank
Penempatan Dana Dana Masyarakat Modal Saham
Penyaluran Dana dalam Kredit Dana Pinjaman Premium Saham
Penanaman Dana dalam Aktiva Tetap Dana Lainnya Laba ditahan
Penanaman Lain Laba/Rugi Tahun berjalan



Pendapatan Aktiva Bank = Biaya Bank Hutang Bank + Modal dan Cadangan


SISTEM AKUNTANSI PERBANKAN

Sasaran Sistem Akuntansi Perbankan :
sebagai sistem akuntansi manajemen
sebagai sistem costing
sebagai sistem pengawasan
sebagai sistem laporan kepada penguasa moneter

Dasar-dasar Akuntansi Perbankan :
1) accrual basis di dalam pencatatan biaya
2) cash basis di dalam pencatatan pendapatan
3) dasar rancang bangun akuntansi perbankan
harus adanya perincian dari assetnya sehingga dapat menggambarkan jumlah dana yang diinvestasikan pada masing-masing aset tersebut
harus adanya perincian dari hutang-hutangnya yang disusun menurut jatuh waktunya dan tingkat kekekalannya
dapat menggambarkan Laba/rugi yang diperoleh dari hasil kegiatannya dengan jelas
harus dapat menyediakan informasi secara periodik mengenai efisiensi dari hasil kegiatan usahanya
harus ada sistem internal control yang ketat
harus dapat menyediakan data untuk penguasa moneter
4) dasar-dasar penyusunan rekening stelsel bank
sebaiknya rekening assets disusun atas dasar tingkat likwiditasnya
sebaiknya rekening hutang bank disusun atas dasar urutan pemakaiannya atau urutan jatuh waktunya
sebaiknya rekening modal disusun berurutan atas dasar urutan kekekalannya
sebaiknya rekening income/expense bank disusun berurutan atas dasar urutan ranking yang paling besar atau berurutan dari tingkat prioritas kegiatan utama dari bank yang bersangkutan


Sistem Akuntansi Biaya :
1) Fungsi Akuntansi Biaya Bank
untuk mengetahui besarnya biaya dana yang dikumpulkan
untuk mengetahui besarnya masing-masing profit dan loss atas masing-masing jasa yang diberikan
sebagai alat perhitungan customer profitability
sebagai dasar pricing bank services
2) Pendekatan Akuntansi biaya untuk bank
Full costing/full absorption costing
Variabel costing/direct costing
Incremental costing-differential costing
Estimated cost
3) Informasi biaya sebagai alat pengambil keputusan
4) Penetapan tarif jasa perbankan
cost plus pricing
marginal pricing
non cost pricing
skimming pricing
penetration pricing


LAPORAN KEUANGAN BANK :

Tujuan Laporan Keuangan Bank :
menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan bank yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi
menunjukkan apa yang telah dilakukan manajemen (stewardship) atau pertanggung jawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya

Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan :
Dapat dipahami
Relevan materialitas
Keandalan penyajian jujur, netralitas, pertimbangan
sehat, kelengkapan
Dapat dibandingkan

Laporan Keuangan Bank (menurut SAK) :
Neraca
Laporan Komitmen dan Kontijensi
Laporan Laba Rugi Multiple step
Laporan Arus Kas Cash concept
Catatan atas Laporan Keuangan

Rabu, 27 Januari 2010

Kurang Tidur Bikin Remaja Rentan Depresi

Media Indonesia-
Remaja yang tidur selepas tengah malam 24% lebih berpotensi mengalami depresi ketimbang yang terlelap sebelum pukul 22.00. hal itu terungkap dalam studi para peneliti dari Columbia University Medical Center, New York, AS.
Tim yang pimpin oleh Dr James Gangwisch mempelajari data yang dikumpulkan pada 1990-an dari 15.500 remaja berusia 12-18 tahun. Mereka menemukan satu dari 15 remaja dalam studi ini menderita depresi.
Selain beresiko lebih tinggi menderita depresi, remaja yang tidur setelah tengah malam 20% lebih berpeluang berpikir mengenai bunuh diri ketimbang yang memejamkan mata pada pukul 22.00 atau leb ih awal. Mereka yang kurang tidur dari 5 jam per malam diyakini beresiko 48% lebih besar berpikir mengenai bunuh diri dari pada yang beristirahat 8 jam. Remaja yang mengatakan biasanya tidur cukup berpotensi 65% lebih rendah mengalami depresi. (BBC News/EP/X-5)

Kamis, 07 Januari 2010

NORMALISASI

NORMALISASI

1. PENDAHULUAN
Normalisasi Database biasanya jarang dilakukan dalam Database skala kecil. Dan dianggap tidak diperlukan pada pada penggunaan personal. Namun seiring dengan berkembangnya informasi yang dikandung dalam sebuah Database, proses Normalisasi akan sangat membantu dalam menghemat ruang yang digunakan oleh setiap table di dalamnya, sekaligus memepercepat proses permintaan data.
Normalisasi model data dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah sederhana, mengubahnya agar memenuhi apa yang disebut sebagai bentuk normal pertama, kedua, lalu ketiga secara berurutan.

2. PENGERTIAN NORMALISASI
Normalisasi adalah suatu proses untuk mengubah suatu tabel yang memiliki masalah tertentu ke dalam dua buah tabel atau lebih, yang tidak lagi memiliki masalah tersebut. Masalah tersebut biasanya merupakan suatu ketidakkonsistenan (tidak normal) apabila dilakukan penghapusan (delete), pengubahan (update) dan pembacaan (retrieve) pada suatu basis data.
Bentuk normalisasi adalah suatu aturan yang dikenakan pada tabel-tabel dalam basis data dan harus dipenuhi oleh tabel-tabel tersebut pada level-level normalisasi. Ada macam-macam bentuk normalisasi, diantaranya adalah bentuk tidak normal, bentuk normal pertama, bentuk normal kedua dan bentuk normal ketiga.

3. TUJUAN PROSES NORMALISASI
a. Optimalisasi struktur-struktur table
b. Meningkatkan kecepatan
c. Menghilangkan pemasukan data yang sama (Radundancy)
d. Lebih efisien dalam penggunaan media penyimpanan
e. Mengurangi redundansi
f. Menghindari anomali (insertion anomalies, deletion anomalies, update anomalies).
g. Integritas data yang ditingkatkan





4. ANOMALY
Anomali pada dasarnya adalah ketidak konsistenan (inkonsistensi) data. Anomali bisa terlihat pada saat melakukan perubahan, penghapusan dan penambahan data.
3 Jenis Anomali :
1.Insertion Anomaly
Error yang terjadi akibat operasi insert record/tuple dan sebuah relasi

Contoh
Kode Mata Kuliah
Ruang
Kapasitas
TIF – 1042
FST – 1
50
TIF – 1052
FST – 2
40
TIF – 1062
FST – 3
50
TIF – 1083
FST – 4
45
?
FST - 5
55







2.Deletion Anomaly
Error yang terjadi akibat operasi delete record/tuple dan sebuah relasi

Contoh
Kode Mata Kuliah
Ruang
Kapasitas
TIF – 1042
FST – 1
50
TIF – 1052
FST – 2
40
TIF – 1062
FST – 3
50
TIF – 1083
FST – 4
45

Kode Mata Kuliah
Ruang
Kapasitas
TIF – 1042
FST – 1
50
delete
-
-
TIF – 1062
FST – 3
50
TIF – 1083
FST – 4
45




3.Update Anomaly
Error yang terjadi akibat inkonsistensi data yang terjadi sebagai akibat dari operasi update record/tuple dan sebuah relasi

Contoh
Kode_Suplier
Alamat
Kode_Brg
Nama_Brg
S – 01
Bandung
001
Keyboard
S – 02
Bogor
002
Mouse
S - 01
Jakarta
003
Monitor











5. LANGKAH-LANGKAH PEMBENTUKAN NORMALISASI
Aturan-aturan dalam masing-masing bentuk normalisasi tersebut adalah sebagai berikut:
a. Bentuk tidak normal (Unnomalized Form)
Bentuk ini merupakan kumpulan data yang akan disimpan, tidak ada keharusan mengikuti suatu format tertentu, dapat saja data tidak lengkap atau terduplikasi dan data dikumpulkan apa adanya.
Contoh :
No_Nota#
Tanggal
Kode_Brg#
Nama_Brg
Harga
N - 01
17 Des 2008
B - 001
B - 005
Pensil
Buku
1000
2000
N - 05
21 Des 2008
B - 006
B - 001
Penggaris
Pensil
1500
1000

b. Bentuk normal pertama (1NF/First Normal Form)
Suatu tabel dikatakan dalam bentuk normal pertama (1NF) bila setiap kolom bernilai tunggal untuk setiap baris. Ini berarti bahwa nama kolom yang berulang cukup diwakili oleh sebuah nama kolom (tidak perlu ada indeks dalam memberi nama kolom).
Contoh :
No_Nota#
Tanggal
Kode_Brg#
Nama_Brg
Harga
N – 01
17 Des 2008
B – 001
Pensil
1000
N – 01
17 Des 2008
B – 005
Buku
2000
N – 05
21 Des 2008
B – 006
Penggaris
1500
N – 05
21 Des 2008
B – 001
Pensil
1000

c. Bentuk normal kedua (2NF/Second Normal Form)
Suatu tabel berada dalam bentuk normal kedua (2NF) jika tabel berada dalam bentuk normal pertama, semua kolom bukan kunci primer tergantung sepenuhnya terhadap kunci primer. Suatu kolom disebut tergantung sepenuhnya terhadap kunci primer jika nilai pada suatu kolom selalu bernilai sama untuk suatu nilai kunci primer yang sama.
Contoh :

Barang Nota
Kode_brg#
Nama_Brg
Harga
B – 001
Pensil
1000
B – 005
Buku
2000
B – 006
Penggaris
1500



d. Bentuk normal ketiga (3NF/Third Normal Form)
Suatu tabel berada dalam bentuk normal ketiga (3NF) jika tabel berada dalam bentuk normal kedua, setiap kolom bukan kunci primer tidak memiliki ketergantungan secara transitif terhadap kunci primer.

e. Boyce-Codd Normal Form (BCNF)
Relasi harus dalam bentuk normal kesatu dan setiap atribut harus bergantung fungsi pada atribut super key.
f. Bentuk Normal Keempat (4NF/Fourth Normal Form)
Bentuk normal ke empat ini jika dan hanya jika relasi tersebut juga termasuk BCNF dan semua ketergantungan multivalue adalah juga ketergantungan fungsional.

g. Bentuk Normal Kelima (5NF/Fifth Normal Form)
Dilakukan dengan menghilangkan ketergantungan join yang bukan merupakan kunci kandidat.


http://tomodachimania.blogspot.com/2009/10/normalisasi-sistem-basis-data.html

Kesehatan Rambut

7 Rahasia Agar Rambut Sehat



Rambut rontok bukan akibat kesalahan perawatan di rambut saja, tapi bisa juga sebagai penanda ada yang salah dengan kesehatan Anda.

KOMPAS.com - Berikut ini tip dari tradisi Ayurveda yang berumur 5.000 tahun mengenai keindahan dan kesehatan rambut:

1. Mulailah dengan mengatur makanan. Pilih makanan yang mengandung sayuran hijau dan buah manis. Produk susu dan yogurt juga baik untuk rambut. Demikian juga dengan kelapa.

2. Hindari makanan olahan atau kalengan. Ayurveda mengatakan bahwa makanan dengan pengawet buatan dan bahan kimia tambahan tidak akan memberi manfaat gizi untuk tubuh dan badan. Minuman dingin juga mengganggu proses pencernaan dan asimilasi zat gizi.

3. Bumbu seperti lada hitam bermanfaat untuk kesehatan rambut. Tambahkan bumbu ini ke dalam sup atau masakan lain.

4. Hindari stres karena dapat berakibat serius dalam jangka panjang dan mempengaruhi warna rambut. Cobalah atur waktu dan tugas untuk meminimisasi tekanan. Lakukan rileksasi/meditasi.

5. Jauhi produk kimia keras yang dapat merusak rambut. Cari sampo dan kondisioner alami dan lembut, terutama bila Anda mencuci rambut tiga kali seminggu.

6. Pijat kulit kepala dengan minyak kelapa atau minyak zaitun untuk menstimulasi dan memberi kelembaban kulit kepala.

7. Jangan sisir rambut dengan sikat ketika rambut basah.


Rambut Rontok Tanda Sirkulasi Darah Terganggu


KOMPAS.com

Para peneliti di sebuah universitas di Finlandia membandingkan para pria yang tetap memiliki rambut di usia pertengahan dan para pria yang sudah mengalami kebotakan sebelum usia 30 tahun. Mereka menemukan bahwa para pria yang kehilangan sebagian rambutnya itu memiliki indikasi berisiko mengalami resistensi terhadap insulin yang cukup signifikan.

Resistensi insulin itu berkaitan erat dengan beberapa penyakit, seperti hipertensi,atherosclerosis, penyakit pelebaran pembuluh darah, kegemukan, dan diabetes.

"Anda bisa melawan kebotakan dan risiko-risikonya tersebut dengan cara menjaga berat badan, berolahraga, menghindari merokok, dan mengonsumsi makanan segar yang sehat," ujar Sirkka Keinanen-Kuikaanneimi, MD, PhD, ketua penelitian tersebut, seperti dikutipHealthscout.

Meskipun yang ia sarankan di atas tidak bisa mengembalikan kembali rambut Anda yang rontok, jurus-jurus itu akan mengura ngi risiko Anda untuk terkena gangguan yang lebih serius.





















10 Makanan Terbaik untuk Rambut

KOMPAS.com

MERAWAT rambut dengan shampoo danconditioner saja mungkin belum cukup bagi Anda untuk mendapatkan mahkota kepala yang benar-benar sehat dan indah.

Jika Anda benar-benar ingin memperoleh rambut yang segar, sehat dan tampak berkilau, Anda patut memperhitungkan asupan gizi yang Anda peroleh. Artinya jangan terlalu terpaku dengan perawatan luar, namun mulailah dengan perawatan dari dalam melalui makanan bergizi.

Menurut salah seorang ahli diet asal Chicago, Dawn Jackson Blatner, RD, rambut Anda tumbuh 1/4 hingga 1/2 inci setiap bulannya. Untuk tumbuh normal, bahan dasar seluruh rambut baru, kulit, dan kuku adalah nutrisi yang kita makan.

¨Jika kita makan makanan sehat, sel-sel tubuh Anda akan tumbuh lebih kuat dan sehat, baik di dalam maupun di luar,¨ ungkap Blatner.

Para ahli rambut juga mengatakan, jika Anda terlahir dengan rambut tipis tapi normal, Anda takkan pernah memperoleh ra mbut yang tebal, meski Anda sudah berupaya memakan apapun. Tetapi dengan diet yang seimbang dan banyak mengandung protein perangsang pertumbuhan dan juga zat besi, mungkin perbedaan akan Anda dapatkan.

Para ahli juga berpesan agar konsumen mewaspadai penggunaan suplemen yang kerap dijual di pasaran untuk menebalkan atau menumbuhkan rambut.

¨Kalaupun Anda bisa menemukan suplemen yang baik di banyak toko, cobalah untuk selalu mendapatkan nutrisi yang Anda butuhkan dari makanan-makanan alami di mana pun yang Anda peroleh,¨ ungkap Paradi Mirmarani, MD, ahli kulit di Allejo California seperti dikutip WebMD.

Berikut adalah 10 makanan yang berkhasiat dan dapat dijadikan sebagai fondasi yang kuat bagi kesehatan rambut Anda :

1. Salmon
Jenis makanan yang satu ini kaya akan asam lemak omega 3, yang juga merupakan sumber protein dengan kualitas tinggi, selain juga mengandung vitamin B12 dan zat besi.

Asam lemak essensial omega 3 dibutuhkan untuk memperkuat kulit kepala. Kekurangan zat ini menyebabkan kulit kepala kering dan rambut mudah rontok.

2. Sayuran Hijau Tua
Bayam, brokoli dan Swiss chard adalah sumber penting vitamin A dan C. Tubuh Anda membutuhknny guna memproduksi sebum, sejenis minyak yang dihasilkan folikl rambut Anda yang juga merupakan conditioner alami bagi rambut Anda.

3. Kacang-kacangan
Mengonsumsi kacang merah, kacang polong atau pun kacang lentil ternyata penting artinya bagi kesehatan rambut. Kacang tak hanya menyediakan protein yang merangsang pertumbuhan rambut namun juga kaya akan zat besi, seng, dan biotin. Untuk mendapatkan manfaat nyata, ahli diet Amerika merekomendasikan tiga cangkir lebih kacang lentil setiap minggu.

4. Kacang tanah
Kacang tanah Brazil ad alah salah satu sumber alami terbaik selenium, sejenis mineral yang penting untuk kesehatan kulit rambut. Walnut mengandung asam linolenic alfa, omega 3 yang dapat memperbaiki kondisi rambut. Makanan seperti almond, kacang cashew dan pecans juga merupakan sumber penting seng.

5. Daging unggas
Daging ayam dan kalkun ternyata memiliki protein yang berkualitas tinggi yang dapat membuat rambut Anda menjadi lebih sehat. Daging unggas juga mengandung zat besidengn kadar bioavailabiltas yang tinggi, yang berarti tubuh akan dengan mudah menyerap manfaatnya.

6. Telur
Telur adalah salah satu sumber protein terbaik yang bisa Anda temukan. Telur juga mengandung biotin dan vitamin B12 yang sangat penting sebagai nutrisi kecantikan.

7. Gandum berserat tinggi
Biasakan Anda memakan produk gandum yang menyehatkan termasuk roti atau sereal karena makanan ini banyak mengandung sseng, zat besi dan vitamin B.

8. Tiram
Tiram mungkin lebih dikenal reputsinya sebagai aphrodisiak, namun mereka juga ternyata dikenal bermanfaat bagi kesehatan rambut. Kunci pentingnya adalah zat mineral seng yang berfungsi sebagai antioksidan kuat.

9. Produk susu rendah kadar lemak.
Produk-produk susu berkadar lemak rendah seperti susu kim atau yoghurt adalah sumber penting kalsium, salah satu mineral yang berguna bagi rambut. Makanan ini juga mengandung kasein dan whey, dua protein berkualitas tinggi.

10. Wortel
Jenis sayuran ini kaya akan vitamin A, yang dapat membantu memperbaiki kesehatan kulit kepala bersama dengan penglihatan. Sejak sehatnya kulit kepala merupakan faktor penting bagi rambut yang berkilau, ada baiknya An da untuk selalu menambahkan wortel dalam menu diet Anda atau sebagai tambahan dalam hidangan salad.



Benarkah Stres Merontokkan Rambut?

KOMPAS.com —
Jenis stres yang bisa membuat rambut rontok adalah telogon effluvium. Pada kondisi ini, stres, baik fisik maupun emosional, seperti kematian anggota keluarga, kehamilan, menjalani operasi, akan menyebabkan rambut yang sedang tumbuh berada dalam fase beristirahat. Akibatnya, rambut jadi lebih rapuh dan mudah rontok karena hal-hal sederhana seperti menyisir rambut atau keramas.

Menurut Daniel K Hall-Flavin, MD, psikiatri dari Rumah Sakit St Louis, AS, pada sebagian orang, stres yang berat bisa memicu kerontokan rambut yang disebut juga alopecia areeata. Pada kondisi ini, sel darah putih menyerang folikel rambut sehingga rambut berhenti tumbuh.

"Dalam hitungan minggu, rambut akan rontok. Kerontokannya dimulai dari sebagian kecil atau bisa langsung banyak sehingga terlihat botak," kata Flavin. Selain di bagian kepala, rambut di bagian tubuh lain juga bisa ikut-ikutan rontok.

Untunglah kondis i kerontokan tersebut sifatnya sementara. "Bila masalah yang menyebabkan stres itu sudah hilang maka rambut akan kembali tumbuh," kata Flavin.